oleh: Robert frost (1916)
Dua jalan bercabang dalam kabut hitam kehidupan
Dan sayang, aku tak sanggup menempuh keduanya
Sebagai petualang, aku mematung
Ke mana arahnya menghilang di balik semak belukar
Kemudian aku memandang yang satunya, sama indahnya
Dan mungkin jauh lebih indah
Karena jalan itu segar dan menawan
Meskipun jejak-jejak kaki yang melewati
Tak melumpuhkan rerumputannya
Dan pagi itu keduanya sama-sama membentang
Di bawah hamparan daun-daun gugur yang belum terjamah
Oh, kusimpan jalan pertama untuk lain hari!
Kendati kutahu semua jalan berkaitan
Aku tak yakin akan pernah kembali
Aku akan menuturkannya sambil mendesah
Suatu saat berabad-abad di masa depan-
Dua jalan bercabang di hutan, dan aku-
Aku menempuh jalan yang jarang dilalui orang
Dan itu membuatku berbeda...
Senin, 12 Agustus 2019
jalan yang tidak kutempuh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengenalan bilangan
Bilangan 1- 10: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 Sistem desimal: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
-
Setiap manusia memiliki kehendak sendiri. Setiap manusia memiliki pilihan masing-masing. Setiap manusia memiliki kesibukan dan urusan sendir...
-
kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tapi kita harus membuat rencana tindakan kita di masa depan karena tindakan kita bisa k...
-
Cinta adalah pengorbanan. Cinta adalah kesetiaan. Cinta adalah tanggungjawab. Cinta adalah komitmen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar